| Petugas Bersihkan Eceng Gondok Dari Kali Bekasi | ||||
|
(Suara Bekasi) - Petugas Bendung Kali Bekasi, Jawa Barat, melakukan pembersihan sungai dari tumbuhan mengapung eceng gondok karena kerap menimbulkan penyempitan dan mempercepat pendangkalan. Operator Bendung Kali Bekasi, M Yusuf (53), di Bekasi, Kamis, mengatakan tumuhan eceng gondok itu berasal dari bagian hulu Kali Bekasi. Pemangkasan tanaman yang memiliki nama latin Eichhornia crassipes ini dilakukan di sejumlah titik. Menurut dia, pembersihan bendung Kali Bekasi di Jalan Hasibuan, Bekasi Timur itu dilakukan dua kali dalam sepekan. Pembersihan rutin itu menghasilkan potongan eceng gondok dan sampah lainnya sebanyak 50 truk. "Kalau ditotal, sampai 50 kali angkut pakai truk. Apalagi saat musim kemarau seperti sekarang ini, eceng gondok tumbuh subur karena aliran air tidak deras," katanya. Kehadiran eceng gondok di perairan mendatangkan dampak positif dan negatif. Namun jika perairan yang ditumbuhinya merupakan sumber utama air baku, maka kehadirannya merupakan kerugian. Tumbuhnya eceng gondok mengurangi cahaya yang masuk ke dalam perairan, sehingga tingkat kelarutan oksigen dalam airnya pun menurun. Sampah eceng gondok yang sudah mati akan turun ke dasar perairan hingga mempercepat proses pendangkalan. "Kalau terjadi pendangkalan, disusul penyempitan kali, yang kemudian berdampak pada penurunan debit air. Padahal warga DKI Jakarta amat mengandalkan air dari sini untuk mereka konsumsi," kata Yusuf. Dikatakan Yusuf, upaya membersihkan tanaman mengapung itu dilakukan secara manual yakni hanya menggunakan sebilah bambu panjang untuk mendorongnya ke bantaran sungai lalu dikeruk untuk dibang ke tru pengangkut sampah. "Karena sekarang sudah mulai memasuki musim hujan, saya optimistis eceng gondok ini akan terbawa arus dengan sendirinya," kata Yusuf. (CN)
|
















(Suara Bekasi) - Petugas Bendung Kali Bekasi, Jawa Barat, melakukan pembersihan sungai dari tumbuhan mengapung eceng gondok karena kerap menimbulkan penyempitan dan mempercepat pendangkalan. Operator Bendung Kali Bekasi, M Yusuf (53), di Bekasi, Kamis, mengatakan tumuhan eceng gondok itu berasal dari bagian hulu Kali Bekasi.