Warning: Parameter 1 to modMainMenuHelper::buildXML() expected to be a reference, value given in /home/duniawb/public_html/pks-kotabekasi.com/2011/libraries/joomla/cache/handler/callback.php on line 99
MENUMBUHKAN DAN MENINGKATKAN POTENSI DIRI
Written by Administrator    Monday, 09 November 2009 23:17    PDF Print E-mail

Untuk dapat meraih cita-cita, tidaklah mungkin dengan sekali dengan sekali kayuh. Kita harus terus menerus belajar dan mengembangkan diri (Tuntutlah ilmu dari mulai ayunan sampai liang lahat – Al Hadits).
Integritas dalam diri sangat perlu dimiliki oleh setiap manusia yang ingin mengembangkan dirinya. Orang yang memiliki integritas memiliki pribadi yang utuh, pribadi yang mengetahui apa tujuan nya hidup di dunia ini (Tidak di ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku, QS. 51:56), pribadi yang tidak plin-plan, pribadi yang penuh semangat dan komitmen yang tinggi sehingga menjadi pribadi yang dapat dapat diandalkan.

Untuk mendapatkan dan mempertahankan integritas diri seseorang harus memiliki tiga potensi dasar yaitu, potensi akal, potensi jasad, potensi ruh/hati. Semua itu diperlukan agar kita mendapatkan kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat (orang yang pandai adalah orang yang mampu merencanakan hidupnya untuk masa yang akan datang, yaumul akhir – kata bijak).

Agar potensi kita dapat berkembang penting sebelumnya kita menegenal diri kita sendiri, siapa sebenarya kita, apa tujuan hidup kita, orang celakalah yang tidak mengenal dirinya sendiri, tidak tahu tujuan hidupnya. Untuk memunculkan potensi dan meningkatkannya kita memerlukan beberapa kunci :

1. JUJUR
Sebagai langkah awal penting untuk mengenal diri kita dan kunci utama yang diperlukan adalah sebuah KEJUJURAN minimal untuk diri kita sendiri. Jujur untuk diri sendiri, jujur untuk orang lain, dan berani mengatakan kekuatan/kelebihan diri kita (tanapa rasa sombong/ujub), mengakui kelemahan/ keburukan diri kita, bahkan mengakui kelebihan orang lain. Orang yang tidak mau mengakui kelebihan orang lain mencerminkan bahwa dirinya sombong/ujub. Orang yang seperti ini tidak akan dapat sukses karena tidak mengenal dirinya sendiri.

2. MAU
Nasib seseorang tidak akan berubah kecuali orang itu sendiri yang memiliki keinginan untuk mengubah nasibnya. Sumber utama perubahan pribadi dapat berasal dari banyak hal, dua diantaranya adalah penderitaan (khauf) dan ilmu serta keyakinan agar menumbuhkan rasa pengharapan (roja’) – Trusco.

Penderitaan yang berasal dari kekecewaan, kecemasan, kegagalan, kematian, hubungan yang putus dengan keluarga atau teman, siikap percaya yang di langgar, kelemahan pribadi yg di sadari, ketawaran hati, kecacatan fisik, akibatkeputusan yg buruk, kesepian, ketakutan, tekanan keuangan, ketidakseimbangan hidup. Hal-hal tersebut diatas akan mampu menyebabkan perubhan besar dalam diri seseorang. Umumnya  potensi yang luar biasa akan muncul ketika dalam kondisi terdesak, semua kan mungkin. Jika tidak merasakan penderitaan jarang kita termotivasiuntuk melakukan hal-hal yang besar, walaupun dengan pujian orang dapat termotivasi. Rasa harap pun dapat mendorong seseorang untuk melakukan hal-hal yang besar. Contoh konkrit saudara-saudara kita di Palestine, mereka lebih kuat militansi terhadap Islam (dibandingkan dengan kita) dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.
Intinya setiap orang harus memiliki kemauan untuk berubah.

3. TAHU
Untuk dapat mengembang kan kemampuan potensi diri di perlukan informasi yang banyak tentang segala hal yg berkaitan dengan bidang yg sedang kita jalani.
a.    Membaca, tiada pengetahuan yg dapat di peroleh tanpa “membaca/iqro”. Ayat-ayat Allah bertebaran di muka bumi (kauniyah & kauliyah) utk di pelajari mengapa Allah menciptakan alam ini
b.    Memahami, setelah di temukan berbagai hal yg dapat di lihat dan di pelajari maka yg terpenting adalah memahami,karena itu bagian dari keinginan tahuan
c.    Mengamalkan, terkadang kita kurang dapat memahami dan mendalami nya tanapa mengamalkna apa yg telah di pelajari. Dan juga sebagi upaya penyerapan pemahaman agar menjadi sebuah kebiasaan diri

4. MANAJEMEN DIRI
Kita ketahui bersama manajemen (POAC) sangat penting dalam kehidupan individu mau pun dalam berorganisasi. Bahwa sebuah kebatilan yang terorganisir dengan baik akan mampu mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir dengan baik (Ali RA).
Ketidakteraturan dan ketiadaan manajemen diri dalam hidup disebabkan oleh :

a.    Tidak adanya tujuan dan target yang spesifik (QS.51:56)
b.    Tidak memiliki kesungguha dalam menggunakan waktu dan terjebak dalam urusan sepele
c.    Tidak mampu menbedakan antara yang penting dan yang tidak penting
d.    Buruknya scheduling aktivitas
e.    Tidak menyempurnakan aktivitas

 

*dari berbagai sumber

Last Updated ( Monday, 09 November 2009 23:20 )
 

Add comment


Security code
Refresh

Calendar

May 2012
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2
June 2012
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30